AI News, Robot ''Furhat'', Bisa Bicara Banyak Bahasa artificial intelligence

LINE Today

Dengan bentuk yang juga makin beragam, mereka berperan, dari sekadar pengingat jadwal, membantu menjaga kesehatan, mempermudah pekerjaan dengan komputerisasi, sampai menginfal fungsi sosial manusia.

Hanya meletakkan wajah pada interaksi manusia dengan kecerdasan buatan (AI) Furhat, robot sosial ini mampu menampilkan ekspresi dan emosi pada wajah yang dapat disesuaikan.

Berbentuk mesin berkepal disertai speaker sebagai bentuk bahu, robot Furhat menggunakan sistem proyeksi untuk menampilkan wajah yang tampak seperti manusia hidup ke tampilan berbentuk kepala.

Elemen robotik lain tersemat pada sosok manusia Tilly Lockey, 14, seorang remaja bionik yang tengah melanglang buana untuk memberikan inspirasi bagi manusia lain.

Bionik adalah ilmu yang digunakan untuk mengganti struktur anatomis atau proses fisiologi dengan komponen elektronis atau mekanis, dengan menggunakan reseptor silikon untuk langsung menghubungkan alat buatan dengan saraf.

Kini, kami telah bekerja dengan orang dan perusahaan, dengan harapan untuk membuat hidup lebih mudah bagi anak-anak yang diamputasi seperti saya,” ujar Tilly dikutip dari website perusahaan teknologi Bristol Open Bionics.

Hadirnya lengan bionik ini membuat pemakai­nya menjadi lebih mandiri, dari makan, minum, menulis, mengetik, bermain gim konsol, dan kegiatan lainnya yang menggunakan tangan.

“Artificial intelligence lebih mampu mengolah angka dan melakukan tugas repetitif, (sementara) untuk menjadi guru atau CEO, kamu perlu memahami apa yang orang lain rasakan,” ujar Sophia.

Robot-Robot yang Membantu Pekerjaan Manusia

Dengan bentuk yang juga makin beragam, mereka berperan, dari sekadar pengingat jadwal, membantu menjaga kesehatan, mempermudah pekerjaan dengan komputerisasi, sampai menginfal fungsi sosial manusia.

Hanya meletakkan wajah pada interaksi manusia dengan kecerdasan buatan (AI) Furhat, robot sosial ini mampu menampilkan ekspresi dan emosi pada wajah yang dapat disesuaikan.

Berbentuk mesin berkepal disertai speaker sebagai bentuk bahu, robot Furhat menggunakan sistem proyeksi untuk menampilkan wajah yang tampak seperti manusia hidup ke tampilan berbentuk kepala.

Elemen robotik lain tersemat pada sosok manusia Tilly Lockey, 14, seorang remaja bionik yang tengah melanglang buana untuk memberikan inspirasi bagi manusia lain.

Bionik adalah ilmu yang digunakan untuk mengganti struktur anatomis atau proses fisiologi dengan komponen elektronis atau mekanis, dengan menggunakan reseptor silikon untuk langsung menghubungkan alat buatan dengan saraf.

Kini, kami telah bekerja dengan orang dan perusahaan, dengan harapan untuk membuat hidup lebih mudah bagi anak-anak yang diamputasi seperti saya,”

Hadirnya lengan bionik ini membuat pemakai­nya menjadi lebih mandiri, dari makan, minum, menulis, mengetik, bermain gim konsol, dan kegiatan lainnya yang menggunakan tangan.

“Artificial intelligence lebih mampu mengolah angka dan melakukan tugas repetitif, (sementara) untuk menjadi guru atau CEO, kamu perlu memahami apa yang orang lain rasakan,”